Perjalanan cinta memang tidak semulus yang kita inginkan, kadang ada riak-riak kecil yang menggoda. Ibarat air dia akan beriak ketika melewati bebatuan. Ego datang tidak mengetuk pintu, dia tiba-tiba nongol dan mengalahkan cinta. Hanya kesabaran yang bisa menahan dia sehingga tidak menguasai hati. Marah, tersinggung itu wajar tetapi dendam hanya akan menyakiti diri sendiri. Terkadang mengalah tidak sepenuhnya berlaku ketika egonya terlalu. Untuk hal- hal yang prinsip diam memberikan pelajaran supaya ego tidak semena-mena. Namun jika memang salah maka mengakui kesalahan adalah sebuah keberanian dan kemenangan hati. Bersabar dan biarkan angin dingin meredam lahar kebencian, marah, dan ketersinggungan. Bersikap tenang seperti air dan biarkan fikiran mengalir ke hilir.
Saya terkadang suka ikut senang ,saat melihat keindahan cinta dua pasangan manusia yg sedang jatuh cinta,betapa mereka saling menyayangi satu sama lain. bahkan kalau dijadikan lagu ,ada yg bilang “everything i do ,i do it for you” ataupun “i dont wanna live without you” dan lagu2 yg sejenisnya. alangkah indahnya cinta seperti ini ,cinta yang selalu ingin berdua,dan bersama selamanya,ala2 kisah Romeo dan juliet -nya om shakespeare “Tidaklah seseorang diantara kalian dikatakan beriman, hingga dia mencintai sesuatu bagi saudaranya sebagaimana dia mencintai sesuatu bagi dirinya sendiri.” Namun kita juga harus tahu bahwasanya Allah berjanji : segala yang hidup pasti akan mati. semua akan mati kecuali Allah yang tak pernah mati,karena Allah diluar hidup dan mati. karena itu banyak dari teman2 sekalian pastinya yang akan mengalami kekecewaan ,karena cintanya gak abadi,gak kekal. Segala sesuatu ada akhirnya ,kecuali DIA yang tak berawal dan berakhir. dan yang n...
Comments
Post a Comment